Subhanallah..!! Inilah Makanan Umat Islam Saat Dajjal Muncul

Bisa Saja sebahagian besar umat muslim telah tak asing mendengar sosok “Dajjal”, dalam eskatologi Islam beliau yaitu mahluk yg dilaknat Allah & keberadaannya tetap jadi misteri hingga saat ini. Ada saatnya manusia bermata satu ini bakal ke luar dari ruang persembunyian & menyebarkan fitnah ditengah-tengah manusia.

Sosok yg disebut-sebut bakal jadi tanda datangnya kiamat gede ini mempunyai kekuatan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang sakit, menimbulkan kesuburan, pun menurunkan hujan. Tetapi meski Dajjal dapat menumbuhkan tanaman & menurunkan hujan, bukan berarti makanan kita berlimpah ruah & bebas makan apa saja.

Khususnya kaum muslim, mereka dapat mengonsumsi makanan yg berlainan dgn yg ada waktu ini. Seperti apa berikut ulasannya:

Kepada kala kemunculannya kelak, Dajjal bakal memunculkan huru hara dimuka bumi. Bahkan bumi & langit juga malas buat share rezeki utk manusia. Tatkala tiga th berturut-turut, manusia dapat mengalami peceklik panjang menandai kemunculan Dajjal. Factor ini dijelaskan di dalam hadits yg dijelaskan oleh Syaikh Al-Albani sbg berikut :

Sesungguhnya tiga th sebelum kemunculan Ad-Dajjal, di thn perdana, langit menahan sepertiga air hujannya, bumi menahan sepertiga hasil tumbuhannya, & di th ke-2, langit menahan dua pertiga air hujannya, & bumi pun menahan dua pertiga hasil tanamannya & di thn ke3 langit menahan seluruhnya yg ada padanya & demikian juga bumi, maka binasalah tiap-tiap yg mempunyai gigi pemamah & kuku.” (“Kisah Dajjal”- Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani; Pustaka Imam Asy-Syafi’i; hlm. 92)

Hadist diatas menyiratkan bahwa apa saja yg mempunyai gigi pemamah & kuku sehingga dapat binasa, di mana bakal diartikan tiap-tiap hewan yg bisa memberikan protein bagi manusia bakal punah. Misalnya seperti kambing, domba, sapi kerbau & Unta. Lantas bila sumber protein kita punah, apa yg kita makan?

Ada suatu buku dari Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah posting sbg berikut : Dalam Hadist Riwayat Ahmad , “Asma’ berbicara, “Akan tapi mereka tak meraih apa-apa maka saya khawatir terkena musibah kelaparan, & apa yg sanggup dikonsumsi oleh kaum mukmin kepada ketika itu?”

Jawab Nabi “Allah mencukupkan pada mereka bersama makanan yg diberikan pada warga langit (Malaikat).” (HR. Ahmad No. 26298) Tetapi terpikirkah bahwa malaikat tak makan & tak minum, dulu bagaimanakah orang mukmin utk meneruskan hidupnya?.

Asma’ bicara, “Wahai Nabi Allah, bahwasanya Malaikat tak makan & tak minum.” Jawab Nabi : “Akan namun mereka membaca tasbih & mensucikan Allah, & itulah makanan & minuman kaum beriman waktu itu, tasbih & taqdis.” (HR. Abdul Razzaq, Ath-Thayalisi, Ahmad, Ibnu Asakir)

Penghuni langit atau malaikat terbiasa tiap-tiap hri dgn melantunkan tasbih, sehingga dari itu Rasulullah SAW memaparkan bahwa makanan kaum mukmin kepada musim itu yakni berupa makanan yg sama bersama penghuni langit berupa tasbih & taqdis.

Dari hadist tersebut nampak terang betapa pentingnya peran dzikir dalam hidup kita. Bahkan seandainya dilakukan bersama baik & benar, sebab itu dapat menukar fungsi makanan khususnya protein yg kepada periode itu jadi barang langka. Wallahu A'lam.

Bagikan ke

Comments
0 Comments
0 Komentar